0 0
Read Time:1 Minute, 1 Second

Diantara ratusan kilometer,

kudapati rindu tanpa pernah tau kepada siapa akan berlabuh.

“Tidak bisa berhenti disini”, deru angin membisikkannya padaku,

-Selamat berjungkit balik dengan waktu-

Ah sudah banyak yang ingin saya ceritakan. Tentang pertama kali meyakinkan diri untuk berkuliah di Malang, pertama kali menginjakkan kaki dengan kepala linglung di kampus yang baru atau moment menakjubkan saat pertama kali menatap wajahnya dengan “dia” yang dipertemukan Tuhan. Tapi sudahlah, kata terlanjur menguap, pikiran terlanjur berlalu, meski kenangan selalu ada namun tetap saja tidak dapat menjelma menjadi tulisan yang kalian tau. Lucunya lagi, beberapa hal selalu terngiang dipikiran, tapi seperti yang sudah-sudah, mereka terus menari sampai berhenti sendiri. Tidak pernah tertuliskan. Mau bilang apa, saya terlalu malas.

Tapi, seperti ucapan kebanyakkan orang bijak, tidak ada kata terlambat untuk memulai. Entah memulai apa, yang pasti mulai sekarang juga! Yang pasti memulai sesuatu yang bermanfaat bagimu dan bagus lagi jika ada segelintir manfaat untuk orang lain. Dan bagi saya, pergantian tahun (beberapa bulan yang lalu -_-” ) menjadi momentum dalam menuliskan resolusi. Klise memang, tapi terkadang manusia memang butuh diingatkan, dalam kasus saya.. bertambahnya tahun merupakan cara waktu untuk menyiksa setiap makhluk bernyawa. Dan saya tidak ingin dikerjai lebih lamResolusia. Saya percaya setiap makhluk punya waktunya sendiri, dan inilah saatnya.

Love, Ken

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *